Sekarang kita evaluasi pernyataannya. Satu, kosekan teta adalah r per y atau tiga belas per minus lima, hasilnya minus dua koma enam, jadi salah. Dua, tangen teta adalah y per x atau minus lima per minus dua belas, hasilnya lima per dua belas, maka benar. Tiga, tangen teta yaitu lima per dua belas lebih besar dari sinus alfa yang selalu negatif di kuadran tiga, jadi benar. Empat, sinus tiga per dua pi dikurang teta sama dengan minus kosinus teta, yaitu minus dari minus dua belas per tiga belas sama dengan dua belas per tiga belas, juga benar.