PD Linear Orde Satu: Faktor Integrasi dan Contoh Syarat Awal
Cara menyelesaikan persamaan diferensial linear orde satu dengan faktor integrasi, tiga contoh syarat awal, tanda P(x), dan cek substitusi balik.

Di halaman ini
- Prosedur empat langkah faktor integrasi
- Faktor integrasi untuk P(x) yang sering muncul
- Contoh 1: dy/dx + 2y = 4x dengan y(0) = 1
- Contoh 2: x dy/dx − 3y = x⁴, harus dibagi dulu
- Contoh 3: suku y ada di ruas kanan dan koefisiennya trigonometri
- Kesalahan tanda P(x) dan kesalahan lain yang sering terjadi
- Kapan PD linear orde satu muncul di soal cerita?
- FAQ
- Apa beda PD linear orde satu dan PD variabel terpisah?
- Kenapa faktor integrasi tidak perlu konstanta?
- Bagaimana kalau Q(x) = 0?
- Apa itu PD Bernoulli dan hubungannya dengan faktor integrasi?
- Bolehkah langsung memakai rumus jadi tanpa menulis langkahnya?
- Kenapa nilai mutlak di ln|x| boleh dibuang?
Persamaan diferensial linear orde satu diselesaikan dengan faktor integrasi , setelah persamaannya ditulis dalam bentuk baku . Mengalikan kedua ruas dengan membuat ruas kiri menjadi turunan dari , sehingga tinggal satu kali integral. Hampir semua kesalahan terjadi sebelum integral itu, yaitu saat menentukan beserta tandanya.
Prosedur empat langkah faktor integrasi
- Bentuk baku. Susun menjadi . Koefisien harus 1, dan suku harus di ruas kiri dengan tanda tambah.
- Faktor integrasi. Hitung tanpa konstanta integrasi.
- Kalikan. Kalikan seluruh persamaan dengan . Ruas kiri otomatis menjadi .
- Integralkan. , lalu bagi dengan .
Kenapa langkah 3 selalu berhasil? Turunan adalah , karena dibangun dari eksponen integral . Dengan aturan perkalian:
Itu persis ruas kiri bentuk baku yang sudah dikali . Inilah alasan bentuk baku tidak boleh ditawar.
Kalau langkah 4 ditulis sebagai satu rumus, hasilnya
Bagian kedua, , adalah solusi persamaan homogen . Bagian pertama adalah satu solusi khusus yang memenuhi ruas kanan . Pola "homogen ditambah khusus" ini akan muncul lagi di PD orde dua, jadi ada gunanya mengenalinya sejak sekarang.
Faktor integrasi untuk P(x) yang sering muncul
Tabel ini menghemat waktu di ujian. Perhatikan baris yang memuat logaritma: selalu disederhanakan dulu.
Untuk baris yang memuat dan , tabel menganggap atau , sehingga nilai mutlak bisa dilepas. Itu wajar selama syarat awal berada di selang tersebut.
Contoh 1: dy/dx + 2y = 4x dengan y(0) = 1
Persamaan ini sudah baku, dengan dan .
Faktor integrasi: . Kalikan:
Integral ruas kanan butuh integral parsial dengan dan (polanya ada di integral parsial LIATE):
Bagi dengan , dan perhatikan bahwa konstanta ikut dibagi:
Syarat awal: , jadi . Solusinya .
Cek dengan substitusi balik. , sehingga
Sama dengan ruas kanan. Grafik di bawah menunjukkan arti dua bagian solusinya. Suku meluruh, jadi semua kurva, berapa pun -nya, akhirnya menempel pada garis .

Kurva biru (solusi dengan ) turun dulu sampai titik terendah di , tempat , lalu naik mengikuti garis. Nilai di titik itu adalah .
Contoh 2: x dy/dx − 3y = x⁴, harus dibagi dulu
Selesaikan untuk dengan .
Koefisien adalah , bukan 1. Bagi seluruh persamaan dengan :
Sekarang baca dengan tandanya: , bukan . Lalu .
Kalikan persamaan baku dengan :
Integralkan: , sehingga . Syarat awal: , jadi dan .
Cek: . Maka . Benar.
Kalau tanda salah dibaca menjadi , faktor integrasinya , ruas kanan menjadi , dan jawabannya . Hasil ini gagal di substitusi balik, dan itulah gunanya langkah cek.
Contoh 3: suku y ada di ruas kanan dan koefisiennya trigonometri
Selesaikan dengan , pada selang .
Pindahkan suku ke kiri, lalu bagi dengan :
Jadi dan . Dari tabel, . Kalikan:
Kalikan dengan : . Syarat awal: , sehingga .
Cek di persamaan asli. , jadi ruas kiri . Ruas kanan . Sama.
Kesalahan tanda P(x) dan kesalahan lain yang sering terjadi
- Salah tanda . Dari , nilai adalah . Kalau persamaannya , pindahkan dulu menjadi , jadi .
- Lupa membagi koefisien . Dari , faktor integrasi dihitung dari , bukan dari .
- Menyederhanakan menjadi . Yang benar .
- Lupa mengalikan dengan . Ruas kanan setelah dikali harus , bukan .
- Konstanta tidak ikut dibagi. Dari , hasilnya , bukan .
- Menambah konstanta di faktor integrasi. Konstanta itu akan saling menghapus, jadi cukup tulis satu di langkah 4.
Kapan PD linear orde satu muncul di soal cerita?
Model tangki campuran termasuk soal cerita yang sering dipakai dosen. Sebuah tangki berisi 100 liter air murni. Larutan garam berkadar 2 gram per liter masuk dengan laju 5 liter per menit, dan campuran yang teraduk rata keluar dengan laju yang sama. Berapa gram garam di tangki setelah 20 menit?
Misalkan adalah massa garam dalam gram. Garam masuk gram per menit. Garam keluar sebanding dengan kadar saat itu, yaitu gram per menit. Maka
Faktor integrasinya . Integralkan menjadi . Syarat awal memberi , sehingga
Di , gram. Untuk waktu yang sangat lama, mendekati 200 gram, yaitu kadar 2 gram per liter dikali 100 liter. Angka batas itu masuk akal, karena isi tangki pada akhirnya sama dengan larutan yang masuk.
Bentuk yang sama muncul di fisika dasar sebagai rangkaian RC. Persamaan dibagi menjadi bentuk baku dengan , sehingga faktor integrasinya . Dari situ muncul konstanta waktu yang dibahas di rangkaian RC pengisian dan pengosongan. Hukum pendinginan Newton juga berbentuk linear orde satu.
FAQ
Apa beda PD linear orde satu dan PD variabel terpisah?
PD terpisah berbentuk . PD linear berbentuk . Sebagian persamaan masuk keduanya, misalnya . Persamaan hanya linear, sehingga tidak bisa diselesaikan dengan cara di artikel PD variabel terpisah.
Kenapa faktor integrasi tidak perlu konstanta?
Jika kamu memakai , konstanta muncul di kedua ruas dan saling menghapus. Hasil akhirnya sama, jadi adalah pilihan paling ringkas.
Bagaimana kalau Q(x) = 0?
Persamaannya homogen, dan solusinya langsung . Contoh memberi .
Apa itu PD Bernoulli dan hubungannya dengan faktor integrasi?
PD Bernoulli berbentuk . Substitusi mengubahnya menjadi PD linear dalam , lalu diselesaikan dengan faktor integrasi seperti biasa. Untuk atau , persamaannya sudah linear sejak awal.
Bolehkah langsung memakai rumus jadi tanpa menulis langkahnya?
Boleh, rumus memberi hasil yang sama. Namun banyak dosen memberi nilai untuk tiap langkah, terutama bentuk baku dan faktor integrasi. Menulis keempat langkah juga memudahkanmu menemukan salah tanda saat cek.
Kenapa nilai mutlak di ln|x| boleh dibuang?
Karena soalnya membatasi , atau syarat awalnya berada di . Kalau syarat awal di , pakai . Untuk contoh 2, faktor integrasinya menjadi , dan hasil akhirnya tetap karena tanda minus ikut terserap ke konstanta.

