Kuliah

Rangkaian RC: Pengisian, Pengosongan, dan Konstanta Waktu

Contoh soal rangkaian RC dengan angka nyata: konstanta waktu, tegangan setelah 2τ, waktu sampai 90 persen, arus awal, dan cara memakai ln tanpa salah.

Oleh Diterbitkan 5 Nov 2026 7 menit baca
Di halaman ini

Pada rangkaian RC, tegangan kapasitor tidak melompat, melainkan naik atau turun secara eksponensial dengan konstanta waktu τ=RC\tau = RC. Saat pengisian, VC=ε(1−e−t/RC)V_C = \varepsilon(1 - e^{-t/RC}), dan setelah satu τ\tau kapasitor sudah terisi 63,2 persen. Saat pengosongan, VC=V0e−t/RCV_C = V_0 e^{-t/RC}, dan setelah satu τ\tau tegangannya tinggal 36,8 persen. Di bawah ada tiga contoh soal rangkaian RC dengan angka nyata, termasuk cara memakai logaritma natural tanpa salah langkah.

Rumus pengisian dan pengosongan kapasitor

Rumusnya berasal dari hukum loop Kirchhoff. Untuk rangkaian seri baterai, resistor, dan kapasitor:

ε−IR−qC=0,I=dqdt\varepsilon - IR - \frac{q}{C} = 0, \qquad I = \frac{dq}{dt}

Ini persamaan diferensial orde satu. Penyelesaiannya dengan kapasitor mula-mula kosong:

q(t)=Cε(1−e−t/RC),I(t)=εRe−t/RCq(t) = C\varepsilon\left(1 - e^{-t/RC}\right), \qquad I(t) = \frac{\varepsilon}{R}e^{-t/RC}

Saat pengosongan (baterai dilepas, kapasitor bermuatan Q0Q_0 dihubungkan ke resistor), muatan dan tegangan sama-sama meluruh: q(t)=Q0e−t/RCq(t) = Q_0 e^{-t/RC}. Arusnya bernilai I=V0Re−t/RCI = \frac{V_0}{R}e^{-t/RC}, dengan arah berlawanan dari arus saat pengisian.

Karena semuanya bergantung pada t/τt/\tau, tabel berikut berlaku untuk rangkaian RC mana pun:

WaktuVCV_C pengisian (persen dari ε)VCV_C pengosongan, juga arus (persen dari awal)
1τ1\tau63,236,8
2τ2\tau86,513,5
3τ3\tau95,05,0
4τ4\tau98,21,8
5τ5\tau99,30,7

Grafik tegangan kapasitor saat pengisian naik ke 63,2 persen pada satu tau dan 86,5 persen pada dua tau, sedangkan arus dan tegangan pengosongan turun ke 36,8 persen dan 13,5 persen, dengan 90 persen tercapai pada 2,30 tau

Dalam praktik, kapasitor dianggap penuh atau kosong setelah sekitar 5τ5\tau. Secara matematis eksponensialnya tidak pernah tepat mencapai nol.

Contoh soal pengisian: tegangan setelah 2τ, waktu sampai 90 persen, arus awal

Baterai 12 V, resistor 10 kΩ, dan kapasitor 100 μF yang mula-mula kosong dirangkai seri. Saklar ditutup pada t=0t = 0.

  1. Konstanta waktu: τ=RC=(10×103)(100×10−6)=1,0\tau = RC = (10 \times 10^3)(100 \times 10^{-6}) = 1{,}0 s.
  2. Arus awal: kapasitor kosong belum punya tegangan, jadi seluruh 12 V ada di resistor. I0=ε/R=12/10000=1,2I_0 = \varepsilon/R = 12/10000 = 1{,}2 mA.
  3. Tegangan setelah 2τ2\tau (yaitu 2 s): VC=12(1−e−2)=12(0,8647)=10,38V_C = 12(1 - e^{-2}) = 12(0{,}8647) = 10{,}38 V.
  4. Arus setelah 1 s: I=1,2 e−1=0,44I = 1{,}2\,e^{-1} = 0{,}44 mA.
  5. Waktu sampai 90 persen (10,8 V): 0,9=1−e−t/τ0{,}9 = 1 - e^{-t/\tau}, jadi e−t/τ=0,1e^{-t/\tau} = 0{,}1 dan t=τln⁡10=2,30t = \tau\ln 10 = 2{,}30 s.
  6. Muatan akhir: Q=Cε=(100×10−6)(12)=1,2Q = C\varepsilon = (100 \times 10^{-6})(12) = 1{,}2 mC.

Energi yang tersimpan saat penuh adalah 12Cε2=12(10−4)(144)=7,2\tfrac12 C\varepsilon^2 = \tfrac12(10^{-4})(144) = 7{,}2 mJ. Baterai sendiri mengeluarkan Qε=14,4Q\varepsilon = 14{,}4 mJ. Selisihnya, 7,2 mJ, habis menjadi panas di resistor. Pembagian setengah-setengah ini berlaku untuk nilai R berapa pun.

Bagaimana memakai ln dengan benar di soal RC?

Pertanyaan "kapan tegangan mencapai X volt" selalu berakhir di logaritma natural. Langkah yang aman ada tiga: isolasi suku eksponensial dulu, baru ambil ln, lalu kalikan −τ-\tau.

Contoh: dengan rangkaian di atas, kapan VC=10V_C = 10 V?

  1. Tulis persamaan: 10=12(1−e−t/τ)10 = 12(1 - e^{-t/\tau}).
  2. Isolasi eksponensial: 1−e−t/τ=10121 - e^{-t/\tau} = \tfrac{10}{12}, jadi e−t/τ=16e^{-t/\tau} = \tfrac{1}{6}.
  3. Ambil ln kedua ruas: −t/τ=ln⁡16=−1,792-t/\tau = \ln\tfrac16 = -1{,}792.
  4. Hasil: t=1,79t = 1{,}79 s.

Cara yang salah adalah langsung mengambil ln dari bentuk 12(1−e−t/τ)12(1 - e^{-t/\tau}) seolah-olah bentuknya 12e−t/τ12e^{-t/\tau}. Hasilnya ln⁡10=ln⁡12−t/τ\ln 10 = \ln 12 - t/\tau, sehingga t=ln⁡(12/10)=0,18t = \ln(12/10) = 0{,}18 s. Angka ini mustahil. Tegangan 10 V adalah 83 persen dari 12 V, sedangkan dari tabel kita tahu 63 persen baru tercapai pada 1 s. Jawabannya harus di antara τ\tau dan 2τ2\tau, dan 1,79 s memang ada di sana.

Contoh soal pengosongan kapasitor

Kapasitor 47 μF bermuatan sampai 9 V, lalu dilepas dari baterai dan dihubungkan ke resistor 22 kΩ.

  1. Konstanta waktu: τ=(22×103)(47×10−6)=1,034\tau = (22 \times 10^3)(47 \times 10^{-6}) = 1{,}034 s.
  2. Arus awal: I0=V0/R=9/22000=0,409I_0 = V_0/R = 9/22000 = 0{,}409 mA.
  3. Kapan tegangan turun ke 3 V? 3=9e−t/τ3 = 9e^{-t/\tau}, jadi e−t/τ=13e^{-t/\tau} = \tfrac13 dan t=τln⁡3=1,034×1,0986=1,14t = \tau\ln 3 = 1{,}034 \times 1{,}0986 = 1{,}14 s.
  4. Waktu paruh (tegangan tinggal setengah): t1/2=τln⁡2=0,717t_{1/2} = \tau\ln 2 = 0{,}717 s.
  5. Energi awal: 12(47×10−6)(92)=1,90\tfrac12(47 \times 10^{-6})(9^2) = 1{,}90 mJ. Saat tegangan tinggal 3 V, energinya 12(47×10−6)(32)=0,21\tfrac12(47 \times 10^{-6})(3^2) = 0{,}21 mJ.

Perhatikan poin 5. Tegangan tinggal sepertiga, tapi energinya tinggal sepersembilan, karena energi sebanding dengan kuadrat tegangan. Setelah satu τ\tau, tegangan tinggal 36,8 persen sementara energinya tinggal e−2=13,5e^{-2} = 13{,}5 persen.

Kenapa kapasitor kosong berperilaku seperti kawat pada t = 0?

Tegangan kapasitor sebanding dengan muatannya, VC=q/CV_C = q/C, dan muatan butuh waktu untuk berpindah. Tepat setelah saklar ditutup, muatan masih nol, jadi tegangan kapasitor juga nol. Komponen dengan tegangan nol yang dialiri arus berperilaku seperti kawat. Setelah waktu lama, kapasitor penuh dan arus berhenti, sehingga ia berperilaku seperti saklar terbuka.

Dua aturan ini membuat soal RC bercabang bisa diselesaikan tanpa persamaan diferensial.

Contoh: kapasitor diparalel dengan resistor

Baterai 12 V diseri dengan R1=4R_1 = 4 kΩ. Setelah itu ada R2=12R_2 = 12 kΩ yang diparalel dengan kapasitor 200 μF yang mula-mula kosong.

  1. Saat t=0t = 0, kapasitor seperti kawat dan menghubung-singkat R2R_2. Arus baterai 12/4000=312/4000 = 3 mA, seluruhnya lewat kapasitor. Arus di R2R_2 nol.
  2. Saat t→∞t \to \infty, kapasitor seperti saklar terbuka. Arus 12/16000=0,7512/16000 = 0{,}75 mA lewat R1R_1 dan R2R_2. Tegangan kapasitor sama dengan tegangan R2R_2: 0,75 mA×12 kΩ=90{,}75 \text{ mA} \times 12 \text{ kΩ} = 9 V.
  3. Hambatan yang "dilihat" kapasitor, dengan baterai diganti kawat, adalah R1R_1 paralel R2R_2: 4×124+12=3\frac{4 \times 12}{4 + 12} = 3 kΩ. Maka τ=3 kΩ×200 μF=600\tau = 3 \text{ kΩ} \times 200 \text{ μF} = 600 ms =0,6= 0{,}6 s.
  4. Persamaannya VC(t)=9(1−e−t/0,6)V_C(t) = 9(1 - e^{-t/0{,}6}). Pada t=1t = 1 s, VC=9(1−e−1,667)=7,30V_C = 9(1 - e^{-1{,}667}) = 7{,}30 V.

Tegangan akhir kapasitor di sini 9 V, bukan 12 V, karena R1R_1 dan R2R_2 membentuk pembagi tegangan. Penurunan persamaan loop untuk rangkaian bercabang seperti ini memakai cara yang sama dengan hukum Kirchhoff dua loop.

Kesalahan yang paling sering memotong nilai

  • Mengambil ln sebelum suku eksponensial diisolasi. Akibatnya bisa seperti contoh di atas: 0,18 s, padahal jawaban benar 1,79 s.
  • Lupa bahwa kapasitor kosong seperti kawat pada t=0t = 0. Banyak yang menghitung arus awal dengan memasukkan semua resistor, termasuk yang sedang dihubung-singkat oleh kapasitor.
  • Memakai RR total seri sebagai RR di τ\tau. Pada contoh bercabang, R1+R2=16R_1 + R_2 = 16 kΩ memberi τ=3,2\tau = 3{,}2 s. Yang benar 0,6 s, karena yang dipakai adalah hambatan yang dilihat dari kedua kaki kapasitor.
  • Menganggap tegangan akhir selalu sama dengan GGL baterai. Itu hanya benar untuk rangkaian seri sederhana.
  • Salah prefiks satuan. Mikrofarad adalah 10−610^{-6} F dan nanofarad 10−910^{-9} F. Salah satu prefiks membuat τ\tau meleset seribu kali.

FAQ

Kenapa angka 63,2 persen yang dipakai untuk mendefinisikan τ?

Karena 1−e−1=0,6321 - e^{-1} = 0{,}632. Angka itu bukan pilihan bebas, melainkan akibat langsung dari bentuk eksponensial ketika t=RCt = RC.

Apakah kapasitor benar-benar penuh setelah 5τ?

Hampir. Setelah 5τ5\tau tegangannya 99,3 persen dari nilai akhir. Sisa 0,7 persen biasanya lebih kecil dari ketelitian alat ukur, jadi untuk keperluan praktis kapasitor dianggap penuh.

Kenapa setengah energi baterai hilang di resistor?

Baterai memberi energi Qε=Cε2Q\varepsilon = C\varepsilon^2, kapasitor menyimpan 12Cε2\tfrac12 C\varepsilon^2. Integral I2RI^2R dari nol sampai tak hingga juga menghasilkan 12Cε2\tfrac12 C\varepsilon^2, dan nilai RR saling coret di perhitungan itu. Resistor kecil membuat pengisian lebih cepat, tapi tidak mengurangi energi yang hilang.

Bagaimana menurunkan rumus RC dari persamaan diferensial?

Persamaan Rdqdt+qC=εR\frac{dq}{dt} + \frac{q}{C} = \varepsilon bisa diselesaikan dengan pemisahan variabel atau faktor integrasi. Langkahnya dibahas di persamaan diferensial variabel terpisah dan PD linear orde satu dengan faktor integrasi.

Berapa lama kapasitor mencapai setengah tegangan saat pengisian?

Sama dengan waktu paruh saat pengosongan, yaitu τln⁡2≈0,693τ\tau\ln 2 \approx 0{,}693\tau. Untuk rangkaian 10 kΩ dan 100 μF, waktunya 0,69 s.

Artikel Terkait

Siap taklukkan UTS, UAS, dan skripsi?